Thursday, November 02, 2006

Rasa yang tersembunyi

Rasa yang tersembunyi
Mengapa tidak kau ungkap
Keluarkanlah rasa itu dari dalam hati
Alirkan bersama aliran darahmu
Ungkapkan melalui inderamu

Jangan kau belenggu rasa itu
Karena rasa itu akan perlahan sirna
Jangan pula kau palingkan dengan rasa yang lain
Karena kau akan mengelabui rasamu sendiri
Dan kau akan menyesal karenanya

Lihatlah lambaian dedaunan yang bergerak
Rasakan kemana arah angin melaju
Hempaskan bersama nafasmu
Sampaikanlah pesanmu
Angin takkan berdusta


Haruskah ku ungkap rasa ini
Atau tetap kesembunyikan saja
Atau .....
Kupendam kedalam lubuk hati terdalam
Sehingga hilang seiring hari-hariku berlalu
Ahhhh....
Mungkin harus menunggu waktu yang tepat
Akan kuberi waktu sampai bumi ini berevolusi terhadap matahari

3 comments:

pai said...

Ungkapkan sajalah, kan tak ada salahnya.
Ada tidaknya waktu yang tepat itu berpulang ke diri sendiri.

Anonymous said...

UNGKAPKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Boby said...

ya udah di ungkap
rasa itu adalah
laperrrrrrrrrrrrrrr
belom makan
kalo blm laper blm di ungkap
hehehehehhe