Friday, August 10, 2007

Hati yang belum dapat sepenuhnya jujur

Sulit bagiku untuk jujur pada hatiku sendiri
Interaksi yang buruk antara hati dan pikiran
Pikiran selalu mengajakku mengadu argument untuk sebuah ego
Selalu sulit bagi hati untuk menang
Disaat genting pun hatiku belum dapat jujur seutuhnya
Pikiran yang mengambil alih terlalu banyak sehingga mulai berhitung dengan pertimbangan
Seperti barrier yang sukar dilewati
Sehingga tidak sepenuhnya terungkap
Pagar-pagar ego itu memang harus dirobohkan satu persatu untuk membongkar barrier yang kokoh

Terkadang aku berpihak pada hati untuk sebuah hal
Namun disaat yang lain aku berpihak pada pikiran untuk mengontrol hati
Membuat hati menjadi bias dan menampikan sendiri kebenarannya
Sebenarnya tidak ada yang harus menjadi dominan
Keduanya haruslah bersinergi untuk mengendalikan sebuah ego

Usahaku baru dapat meruntuhkan satu pagar
Tak tahu berapa banyak pagar lagi yang harus diruntuhkan
Tapi sebanyak aku melaluinya maka sebanyak itulah aku akan semakin dekat dengan hatiku sendiri yang sedang berusaha menggali sebuah kejujuran dan mencari sebuah kebenaran didalam diri

Ya.....
Sebuah kejujuran ...
Dan sebuah kebenaran ...
Untuk diriku
Untuk hatiku
Untuk orang-orang disekitarku
Dan untuk orang yang ada dihatiku

3 comments:

pai said...

bobiiiiiiii!!! ada apa denganmu bobi??!!!
selama yg gue kenal, u're a very wise person and i like how you set u're mind..
jadi.. somehow gue yakin apapun itu nanti yang lo menangin antara hati atau logika.. pasti merupakan sebuah keputusan yang telah melalui proses pemikiran yang panjang.. jadi apapun konsekuensi atas keputusannya, it should worth a lot.. :D

semangaaaaaat!!!

Henry's said...

heuaheuahae bobyyy :D:D:D
mmmm.... hati dan perasaan yang jadi masalah yah hehehe... yg pasti bob pemikiran (logika) ga mungkin sejalan dengan hati bob :D
yah seengganya dari pengalaman gw sih gitu >.<
menangin hati = mengorbankan logika, menangin logika = mengorbankan hati.....
tapi itu lah seru nya hidup bukan :D:D:D
sakitnya menahan perasaan atau serunya menentang logika
ehaueahueahueah....

Dini Kusumaningrum said...

Hmmm... Ada yang pernah bilang sama gue "Kalo emang punya pikiran itu HARUS diomongin. Daripada kepikiran terus. Seenggaknya bikin lega."
Kalo emang niatnya bikin lega, kenapa harus setengah2? Kadang take the risk bisa bikin orang maju dibandingin terlalu banyak menimbang.
:D